Dunia IslamPeristiwaPress Reales

DEWAN PIMPINAN PUSAT FRONT PERSAUDARAAN ISLAM : AMERIKA SERIKAT DAN ZIONIS ISRAEL ANCAMAN BAGI PERADABAN MANUSIA

Jakarta, 1 Maret 2026

Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaran Islam (DPP FPI) menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Zionis-Israel terhadap Iran, yang menyebakan pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamene’i beserta beberapa pejabat tinggi dan warga sipil negara Iran telah syahid terbunuh, Pernyataan sikap tersebut termuat dalam surat bernomor 003/PS/DPP-FPI/Ramadhan/1447H tanggal 11 Ramadhan 1447 H/1 Maret 2026 M.

Sehubungan dengan agresi ilegal yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Zionis-Israel kepada Iran yang dimulai Sabtu, 28 Februari 2026, dimana pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamene’i beserta beberapa pejabat tinggi dan warga sipil negara Iran telah SYAHID terbunuh, yang mana secara nyata merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, yang sudah sangat terlalu sering dilanggar baik oleh Amerika Serikat maupun Zionis-Israel, kata Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaran Islam sebagaimana yang diterima oleh redaksi persuasi-news.com pada hari ini minggu (1/3/2026).

Mereka melanjutkan, Sikap agresif dan intervensionis terhadap kedaulatan negara lain, kemudian tindakan yang patut dikategorikan sebagai pelanggaran berat Hak Asasi Manusia dan hukum internasional lainnya sudah terlalu sering dilakukan oleh Amerika Serikat dan Zionis Israel, namun selalu lolos dari tuntutan hukum, hal mana menunjukan adanya ketidakadilan dalam hubungan antar negara, yang dapat kita lihat dalam tindakan Amerika Serikat dan Zionis-Israel antara lain:

  1. Melakukan genosida dan penjajahan terhadap rakyat Palestina;
  2. Menipu dan membodohi pemimpin negara-negara muslim yang terlibat BoP atau Dewan Perdamaian Gaza, yang sampai hari ini terlihat hanya menjadi lembaga yang melegitimasi penjajahan dan genosida terhadap rakyat Palestina;
  3. Mendukung ekspansi dan penjajahan Zionis raya ke wilayah negara-negara Arab sekitar yang terang-terangan dinyatakan oleh duta besar Amerika Serikat untuk Zionis Israel;
  4. Menjajah dataran tinggi Golan milik Suriah serta mengancam, mendikte dan menghambat pembangunan kembali Suriah;
  5. Melakukan pengancaman dan pemerasan terhadap negara-negara muslim dan negara lainnya yang dianggap tidak sejalan dengan kepentingan Amerika Serikat dan Zionis Israel;
  6. Melakukan provokasi dan adu domba untuk mendorong peperangan antar negara muslim, seperti yang terjadi antara Pakistan dan Afganistan;
  7. Semaunya melakukan penyerangan, penculikan bahkan pembunuhan terhadap tokoh maupun pemimpin politik negara lain lewat tindakan yang nyata-nyata bertentangan dengan hukum internasional dan melecehkan prinsip kedaulatan suatu negara;
  8. Menekan, memeras dan membodohi Pemerintah Indonesia dengan perjanjian ART yang banyak merugikan dan berpotensi kuat mengancam kedaulatan negara Indonesia;
  9. Melarang pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi suatu negara, terutama pengembangan teknologi persenjataan dan nuklir, khususnya bagi negara-negara muslim, agar tetap lemah dalam menghadapi Amerika Serikat dan Zionis Israel;
  10. Melakukan agresi ke negara-negara lain hanya dengan alasan yang bahkan belum tentu kebenaran seperti dulu di Afganistan dan Irak, serta seperti sekarang yang dialami oleh Iran;
  11. Mendukung dan mengupayakan kudeta terhadap pemimpin-pemimpin yang dianggap sebagai ancaman, terkhusus pemimpin yang dianggap terlalu kuat keislamannya, kemudian menciptakan kerusuhan pada negara-negara tersebut;
  12. Mendorong perpecahan dan benturan sektarian dalam tubuh umat Islam agar umat Islam lemah dan mudah dikuasai;
  13. Berlaku curang dan culas lewat lobi-lobi kepada pejabat korup suatu negara untuk mendapatkan kebijakan yang justru merugikan negara tersebut dan hanya menguntungkan Amerika Serikat dan Zionis Israel;

Selain 13 point tersebut diatas, dalam surat pernyataan sikap yang ditandatangani oleh HB. MUHAMMAD ALATTAS, Lc., MA. (Ketua Umum) Serta HB. ALI ABUBAKAR ALATTAS, SH (Sekretaris Umum), DPP FPI juga mengatakan,Dari permasalahan sebagaimana disebutkan di atas, menunjukan bahwa Amerika Serikat dan Zionis Israel tidak pantas disebut negara bersahabat, akan tetapi lebih pantas disebut sebagai PREMAN INTERNASIONAL yang selalu berbuat onar dan menjadi ancaman bagi negara-negara lain, sehingga adalah suatu fakta bahwa Amerika Serikat dan Zionis Israel adalah ANCAMAN BAGI PERADABAN MANUSIA. Karena itu Dewan Pimpinan Pusat Front Persaudaraan Islam (DPP-FPI) menyatakan:

  1. Melaknat dan mengutuk serangan brutal Amerika Serikat dan Zionis Israel ke Iran yang merupakan pelanggaran HAM Berat dan Kejahatan Perang yang tidak boleh dibiarkan oleh Dunia internasional;
  2. Menyampaikan ta’ziyah dan belasungkawa atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Asy-Syahid Ayatullah Ali Khamene’i dan sejumlah pejabat tinggi Iran lainnya serta warga sipil di sejumlah kota di Iran;
  3. Menyerukan kepada negara-negara muslim serta negara lainnya untuk meninggalkan dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat dan Zionis Israel;
  4. Perkuat kemandirian dalam membangun peradaban bersama antar negara-negara Islam lewat memperkuat kerjasama di bidang, ekonomi, politik, hukum dan kebudayaan, termasuk bidang militer, sehingga tidak lagi perlu mengemis kepada Amerika Serikat dan Zionis Israel;
  5. Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk meninggalkan dan memboikot produk-produk Amerika Serikat dan Zionis Israel, dengan mencari alternatif produk lainnya atau mengembangkan sendiri produk-produk alternatif agar dunia Islam semakin mandiri, tidak tergantung produk-produk dari Amerika Serikat dan Zionis Israel.

Demikian pernyataan ini dibuat, semoga Allah SWT selamatkan dan menangkan Umat Islam, tutup pernyataan sikap mereka.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button