GEMPABUMI TEKTONIK M5,0 DI LAUT BANDA, KEPULAUAN ARU, MALUKU
GEMPABUMI TEKTONIK M5,0 DI LAUT BANDA, KEPULAUAN ARU, MALUKU
Jakarta, 14 Februari 2026
Hari Sabtu (14/2/2026) pukul 16:48:19 WIB wilayah Laut Banda, Kepulauan Aru, Maluku diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,86° LS ; 134,23° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 100 Km arah timur laut Kep. Aru, Maluku pada kedalaman 31 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan kerak bumi di Zona Graben Aru. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser ( strike-slip ), hal tersebut disampaikan oleh Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Dr. Rahmat Triyono, S.T., Dipl.Seis., M.Sc, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi persuasi-news.com
Dirinya menuturkan, Berdasarkan analisis hasil pengukuran percepatan tanah dan pemodelan peta guncangan ( shakemap ), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Aru Utara, Pulau-Pulau Aru dan daerah Sir-Sir, Kepulauan Aru dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI, tegasnya
Hingga pukul 17: 03 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ), tutup Rahmat Triyono.




