Press Reales

Gerakan Aksi Melawan Ketidakadilan (GAUM-K) Jawa Barat : TANGKAP DAN ADILI JOKOWI & KELUARGA

Jakarta, 3 Oktober 2025

Gerakan Aksi Melawan Ketidakadilan (GAUM-K) Jabar ikut mengirimkan delegasi ke KPK, acara demonstasi yang dikoordinir oleh GLADIATOR (Gerakan Lintas Aliansi Adili Koruptor) (2/10/2025).

Pada agenda Aksi yang hadir dari beberapa daerah, ustad Hari Nugraha diberikan waktu membacakan Pernyataan Sikap dari GAUM-K sebagai berikut :

Bahwa, dugaan Korupsi Gibran dan Kaesang, putra-putranya Jokowi yang pernah diadukan oleh akademisi Ubaidillah Badrun kepada KPK 4 tahun yang lalu, tidak pernah diproses walaupun sudah banyak tokoh nasional datang ke KPK untuk mendesak agar kasus tersebut diusut.

Bahwa, terungkapnya penggunaan Jet Pribadi oleh Kaesang Pangarep putranya Jokowi ke Amerika dan Jepang melalui flexing isteri Kaesang. Termasuk penggunaan Jet Pribadi oleh menantu Jokowi, Bobby Nasution dengan isterinya Kahiyang Ayu, Jet Pribadi (Jetpri) milik Asian Capital Grup, diduga pemilik Jetprit tersebut terkait bisnis 303 alias judi, Jetpri terdaftar di Caymand Island, dikenal tempat penyimpanan asset bagi orang kaya Indonesia. Tidak diusut secara tuntas oleh KPK.

Bahwa, Kepemilikan tambang yang dinamakan Blok Medan di Maluku dimiliki oleh Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution, Puteri dan menantunya Jokowi. Tidak pernah diungkap ataupun diproses oleh KPK.

Bahwa, ditingkat dunia OCCRP menempatkan mantan Presiden Jokowi sebagai salah satu presiden terkorup, masalah ini sangat memalukan Bangsa dan Negara Indonesia, namun tidak pernah diproses hukum.

Bahwa, setelah ditangkapnya orang kepercayaan Bobby Nasution (menantu Jokowi) oleh KPK, tentang korupsi infrastruktur di Sumut, sampai sekarang KPK belum memproses hukum Bobby Nasution.

Mengingat penyelesaian hukum kasus tersebut sangat besar artinya bagi kepentingan Bangsa, agar tidak lagi terjadi pada masa mendatang serta tegaknya hukum di Negara Indonesia.
Gerakan Aksi Ummat Melawan Ketidakadilan (GAUM-K) menyatakan:

  1. Agar KPK segera memproses hukum Joko Widodo dan keluarganya
  2. Agar KPK proaktif menyelidiki, mengusut kasus-kasus tersebut secara tuntas, untuk menegakan keadilan tanpa pandang bulu.

Bandung, 2 Oktober 2025
Gerakan Ummat Melawan Ketidak Adilan (GAUM-K)
Koordinator :
Ust. Amin Buchaery

Pembina :
Dindin S. Maolani, SH.
Dr. Ir. Memet Hakim
Brigjen TNI Purn. Hidayat Poernomo
Memet Hamdan, SH., MSc.

Penasehat :
M. Rizal Fadillah, SH.
Ir. Syafril Sjofyan, Bk.Teks., MM.
Ir. Tito Rusbandi
Ir. Budi Rijanto

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button