PeristiwaPress Reales

Pagi Ini Gunung Api Semeru Erupsi

Jakarta, 14 Februari 2026

Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 07:25 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 1500 m di atas puncak (± 5176 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 20 mm dan durasi 275 detik, hal tersebut disampaikan oleh, Sigit Rian Alfian selaku petugas pengamatan Gunung Semeru.

Terkait hal tersebut, berikut rekomendasi, pertama Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Foto : Gunung Semeru Dilihat Dari CCTV Gunung Semeru (Sriti), Pada Sabtu (14/2/2026) , 07:30:50 WIB. ( PVMBG Badan Geologi )

Lalu yang kedua , Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).Tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Yang selanjutnya, Mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Saat ini Gunung Semeru yang terletak di Kab/Kota Lumajang, Malang, Jawa Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.108°LU, Longitude 112.92°BT dan memiliki ketinggian 3676 mdpl tersebut berada pada status level III (siaga).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button