Sepanjang Tahun 2025 Sudah Terjadi 3.223 Bencana Alam Di Indonesia

Jakarta,1 Januari 2026
Tahun 2025 baru saja berlalu, deretan bencana alam yang terjadi di Indonesia pada tahun 2025 tidak bisa dikesampingkan begitu saja.
Bencana yang terjadi tidak hanya membuat kerusakan fisik semata, namun juga meninggalkan kesedihan bagi para korban.
Sepanjang tahun 2025 ( Mulai 1 Januari 2025 Hingga 31 Desember 2025 ) tercatat 3.223 Bencana Alam Di Indonesia.
Hal tersebut sebagaimana keterangan tertulis dari Pusat Data Dan Infomasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( Pusdatin BNPB ) yang diterima redaksi persuasi-news.com pada hari Rabu (31/12/2025).
Dari 3.223 kejadian, banjir menjadi yang terbanyak dengan total 1644 kejadian, yang selanjutnya cuaca ekstrem sebanyak 712 kejadian, lalu yang ketiga yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebanyak 546 kejadian, Diurutan keempat tanah longsor dengan jumlah kejadian 233 kejadian, lalu kekeringan menepati urutan kelima dengan 36 kejadianya, pada daftar keenam gempa bumi sebanyak 23 kejadian, Gelombang Pasang dan Abrasi menjadi bencana alam urutan ketujuh yang terjadi pada tahun 2025 lalu dengan kejadian 21 kali, pada urutan kedelapan yakni Erupsi Gunungapi sebanyak 7 kali, yang terakhri yakni Tsunami dengan 1 kali kejadian.
1.587 Orang Meninggal Dunia
Bencana alam yang terjadi tersebut mengakibatkan 1.587 orang meninggal dunia, lalu sebanyak 5.713 orang luka-luka, sementara itu 273 orang hilang, tercatat sebanyak 10.147.009 orang menderita & mengungsi.
Bencana alam tersebut mengakibatkan kerusakan ,berikut dampak kerusakan alam yang terjadi sepanjang tahun 2025 ( periode 1 Januari 2025-31 Desember 2025 ) :
Rumah rusak,total sebanyak 205.043 unit, dengan rincian : Rumah Rusak rusak berat sebanyak 58.911 unit, rumah rusak sedang sebanyak 49.844 unit, sementara itu, sebanyak 96.288 unit rumah mengalami rusak ringan.
Tidak Hanya Rumah , Bencana Alam Juga Merusak Sejumlah Fasilitas
Total fasilitas yang rusak sebanyak 2532 unit, dengan rincian : satuan pendidikan sebanyak 1.244 unit,Rumah Ibadah sebanyak 1.038 unit, fasilitas Layanan Kesehatan (YanKes) sebanyak 250 unit.
Selain Mengakibatkan Rumah Dan Sejumlah Fasilitas Rusak,Bencana Alam Juga Merusak Kantor & Jembatan Rusak
Kantor & Jembatan yang mengalami kerusakan sebanyak 1.354 unit, adapun rinciannya yakni : 1.023 unit jembatan, 331 rumah.
Tentu saja peran serta semua pihak diperlukan untuk meminimalisir dampak dari bencana alam yang terjadi.
Mari kita berdoa semoga bencana alam di Indonesia yang kita cintai ini tidak terus bertambah.




