TAHAPAN MERUNTUHKAN OLIGARKI
Oleh : M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik Dan Kebangsaan)
Bandung, 10 Oktober 2026
Kedaulatan rakyat kini hanya slogan dan menjadi asas normatif dalam bernegara. Prakteknya negara ini telah dikuasai dan dijajah oleh segelintir orang yang bernama oligarki. Mereka menjadi penguasa bisnis dan politik. Pemerintahan yang ada kini tidak berkutik bahkan cenderung dikendalikan oleh kaum oligark tersebut. Di masa Pemerintahan Jokowi kekuasaan oligarki begitu besar di tengah kebodohan Jokowi, famili, dan kroninya.
Rakyat tidak selamanya boleh dijajah, ada saat harus merdeka dan merebut kembali kedaulatannya. Oligarki mesti diruntuhkan dengan gerakan rakyat.
Tahapannya adalah :
I. BERESKAN JOKOWI, FAMILI, DAN KRONI
Secara formal Jokowi sudah tidak berkuasa, akan tetapi sisa-sisa kekuasaannya masih memiliki pengaruh. Jaringan di birokrasi, aparat keamanan, serta pebisnis cukup kuat dan mampu memproteksi. Asing khususnya China juga nampaknya masih menimbang akan peluang.
Bereskan Jokowi, famili, dan kroni mulai dari kekacauan pendidikannya. Ijazah Jokowi dan Gibran merupakan titik lemah yang jika terbongkar akan mematikan diri dan lingkarannya. Dari ijazah ke korupsi dan pelanggaran hak asasi. Syarat awal gerakan pembenahan mulai dari pembersihan Jokowi. Ini adalah langkah yang absolut.
II. AJAK PRABOWO DAN REZIM UNTUK MEMIHAK PADA RAKYAT
Prabowo tidak bisa dipungkiri adalah pewaris Jokowi dengan segala harta peninggalannya termasuk Gibran Rakabuming Raka. Meskipun demikian Prabowo harus realistis bahwa rakyat sesungguhnya memusuhi Jokowi, famili, dan kroni. Sayangnya sampai hari ini Prabowo dinilai masih menjadi bagian dari kroni Jokowi.
Ajakan melepas Jokowi dan memihak kepada rakyat merupakan langkah strategis untuk mulai melawan dominasi oligarki. Jika Prabowo tidak bersedia atau ragu, maka rakyat akan menempatkannya sebagai paket yang harus dibereskan pula. Sulit untuk percaya pada karakter ambivalen atau sikap banci. Indonesia butuh pemimpin ksatria, berintegritas, dan pemberani.
III. GERAKAN RAKYAT SEMESTA
Inilah kekuatan hakiki untuk meruntuhkan penjajah oligarki yang sudah sangat mencengkeram. Sebagaimana dahulu sewaktu mengusir penjajah Belanda dan Jepang, saat ini kita butuh sinergi kekuatan rakyat. Mahasiswa, buruh, santri dan ulama, purnawirawan, emak-emak, tani dan nelayan, serta aktivis lainnya bergerak bersama melawan oligarki.
Apapun namanya apakah reformasi, restorasi, nepalisasi, ataupun revolusi, pada intinya adalah membongkar akar kekuatan oligarki dan meruntuhkannya. Gerakan Rakyat Semesta menjadi solusi pahit tetapi akan berbuah manis dalam membangun negara yang adil dan makmur, merealisasikan cita-cita para pendiri bangsa, serta menghukum para perampok dan pengkhianat.
Tentu semuanya dengan mengandalkan pada kekuatan, keberkahan, dan keridloan Allah SWT.
Tuhan Yang Maha Esa.



