Dunia IslamPalestinaPress Reales

Dewan Perdamaian Gaza Yang Diusung Oleh Donald Trump Harus Dapat Menjamin kemerdekaan Palestina, Serta Bebasnya Baitul Maqdis Dari Cengkraman Penjajahan Zionis Israel !

Jakarta, 26 Januari 2026

Dewan Perdamaian Gaza haruslah dapat menjamin kemerdekaan Palestina, serta bebasnya Baitul Maqdis dari cengkraman penjajahan Zionis Israel, hal tersebut disampaikan oleh DEWAN PIMPINAN PUSAT (DPP) FRONT PERSAUDARAAN ISLAM, melalui pernyataan sikapnya.

Dalam surat pernyataan sikap bernomor 001/PS/DPP-FPI/SYA’BAN/1447 H , DPP FPI menyatakan, Bahwa amanat Konstitusi UUD 1945 dalam Pembukaan secara jelas menegaskan posisi Indonesia yang wajib menentang segala bentuk penjajahan di muka dunia, sehingga Pemerintah Indonesia wajib memegang teguh mandat konstitusional untuk terus melawan segala bentuk penjajahan.

Mereka menilai bahwa keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat Donald Trump harus dijalankan dengan menjamin bahwa wadah besutan Trump tersebut bukan bentuk dari justifikasi neokolonialisme dan neoimperialisme yang selama ini dijalankan oleh Amerika Serikat dan
sekutu terlaknatnya, Penjajah Zionis Israel.

Bahwa keterlibatan Indonesia tersebut haruslah dapat menjamin kemerdekaan Palestina, serta bebasnya Baitul Maqdis dari cengkraman penjajahan Zionis Israel, tegas DPP FPI.

Pada surat pernyataan sikap yang diterima redaksi persuasi-news.com pada hari ini Senin (26/1/2026), FPI juga mengatakan, Keterlibatan Indonesia tersebut wajib menjamin Dewan Perdamaian Gaza dijalankan untuk kepentingan rakyat Palestina, bukan untuk justru melindungi penjajahan yang dilakukan oleh Zionis Israel.

Pada surat yang ditandatangi oleh Ketua Umum DPP FPI HB. MUHAMMAD ALATTAS, Lc., MA serta Sekjen HB. ALI ABUBAKARALATTAS, SH, tersebut meminta keterlibatan Indonesia harus menjamin pembebasan tahanan politik dari rakyat Palestina yang ditahan secara dzalim oleh penjajah Zionis Israel dan menjamin tidak ada lagi pembunuhan maupun penangkapan secara politik terhadap tokoh-tokoh rakyat Palestina.

Selain itu, DPP FRONT PERSAUDARAAN ISLAM menyampaikan, bahwa keterlibatan Indonesia harus menjamin terakomodirnya suara rakyat Palestina, terutama masyarakat Gaza, yang menjadi korban genosida Zionis Israel, serta menjamin kepemimpinan rakyat
Palestina dibentuk sesuai dengan kehendak rakyat Palestina lewat suatu pemilihan umum yang adil dan transparan.

Bahwa keterlibatan Indonesia harus menjamin terbukanya perbatasan Palestina, terutama Gaza, agar bantuan-bantuan yang diperlukan rakyat Palestina dapat secara mudah masuk tanpa mendapatkan gangguan dari penjajah Zionis Israel, pinta mereka.

Mereka juga menegaskan, Bahwa jika keterlibatan Indonesia tidak dapat memberikan jaminan sebagaimana yang telah disebut di atas, bahkan justru membenarkan kebiadaban penjajahan Zionis Israel yang selama ini dilindungi oleh Amerika Serikat, maka itu sama saja telah BERKHIANAT terhadap amanat Konstitusi Republik Indonesia.

Demikian Pernyataan ini dibuat, semoga Allah SWT merdekakan rakyat Palestina dan membebaskan Baitul Maqdis dari cengkraman tangan kotor Zionis Israel, tutup pernyataan sikap tersebut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button