Breaking News Status GunungApi Lewotobi Laki-laki, Ditingkatkan Menjadi Awas Level (IV)
Jakarta, 24 November 2025
Hari ini Senin (24/11/2025) Status GunungApi Lewotobi Laki-laki, Ditingkatkan Menjadi Awas Level (IV)
Gunung Api Lewotobi Laki-laki yang terletak di Kab\Kota Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan posisi geografis di Latitude -8.5389°LU, Longitude 122.7682°BT dan memiliki ketinggian 1584 mdp, tersebut statusnya ditinggkat menjadi Awas (IV).
Hal tersebut disampaikan oleh Herman Yosef S Mboro sebagaimana dikutip dari laman https://magma.esdm.go.id yang dikutip pada hari ini senin (24/11/2025).
Pengamatan Visual , Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 300-500 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat daya dan barat, tulisnya.

Terjadi peningkatan gempa Vulkanik yang signifikan pada gunung Lewotobi Laki-laki.
Klimatologi, Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat daya dan barat. Suhu udara sekitar 21-23°C, tulis laporan tersebut.
Pengamatan Kegempaan,terjadi 9 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 3.7-5.9 mm, dan lama gempa 63-123 detik, Sementara itu 41 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.9-47.3 mm, S-P 0.8-2 detik dan lama gempa 7-15.
Terkait ditingkatkannya status Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Menjadi Awas level (IV), sejumlah rekomendasi telah dikeluarkan.
Pertama, Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi serta 7 km sektoral pada arah barat Laut – Timur laut.
Yang kedua, Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya.
Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote, bunyi rekomendasi yang ketiga.
Keempat, Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki, memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Lalu kelima, Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan G. Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih jelas dapat mengubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau mengubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606, isi rekemondasi yang terakhir.




