Badrul Ain Sanusi Al-Afif, S.H., M.H. , Pimpin DPD Himpunan Advokat Pengacara Indonesia Kalsel Tahun 2026–2031, Keluhan Masyarakat Sudah Menumpuk, Kami Siap Perkuat Pendampingan
BanjarBaru, 31 Agustus 2026
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (HAPI) resmi menetapkan Badrul Ain Sanusi Al-Afif, S.H., M.H. sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HAPI Provinsi Kalimantan Selatan periode 2026–2031.
Hal tersebut termuat dalam Surat Keputusan DPP HAPI Nomor KEP-005/DPP-HAPI/SK/VIII/2026 tentang Susunan/Komposisi Personalia Pimpinan Daerah Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan.
Dalam SK yang ditetap di Jakarta pada 28 Agustus 2026 serta ditandatangani oleh Ketua Umum DPP HAPI Dr. Enita Adyalaksmita, S.H., M.H. serta Sekretaris Jenderal Dr. Bob Hasan, S.H., M.H.Yang merupakan Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR-RI / Anggota Komisi III DPR-RI tersebut, Badrul Ain didampingi M. Hafidz Halim, S.H.sebagai Sekretaris dan Aprina Rasidayanti, S.H. sebagai Bendahara.
Pada acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang digelar pada hari Minggu (30/8/2026) di Hotel Aura Banjarbaru itu , dihadiri oleh Ketua Umum HAPI Pusat Dr. Enita Advalaksmita, SH., MH., Sekjen DPP HAPI yang merupakan ketua legislatif (Baleg) DPR RI Dr. Bob Hasan, SH., MH., Ketua DPD HAPI Kalsel Ayah Badrul Ain Sanusi Al Afif, SH., MH., Sekertaris HAPI DPD Kalsel M. Hafidz Halim, SH., 1. Prof. Dr. Ir. Aam Gunawan, MP., IPU sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, Arkandi Hidayatullah (PB HMI), Adi Santoso, S.Sos., M.Si. (Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Gubernur), H Rizana Mirza S.H M,kes. (wakili oleh asisten, bid,pemerintahan dan kesejahteraan rakyat), Dr sugeng Ari Wibowo S.H M.H. (Sekertaris jendral OA DPP Dewan pergerakan Advokat DEPA RI), H Amat soleh S.E M.H. (Badan penyelenggara advokasi indonesia, kalimantan Selatan), Sri Fargasari S.E. (Lembaga Aliansi indonesia, Badan peneliti Aset Negara), Drs. H. Murdianto, M.Si (Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Kotabaru.)
Ketua Umum HAPI Pusat Dr. Enita Advalaksmita : HAPI Harus Hadir Membela Masyarakat
HAPI Harus Hadir Membela Masyarakat, hal tersebut disampaikan oleh selaku Ketua Umum HAPI Pusat Dr. Enita Advalaksmita.
Kepengurusan baru HAPI Kalsel di bawah kepemimpinan Badrul Ain Sanusi Al Afif diharapkan mampu membawa organisasi semakin maju dan memberikan manfaat bagi masyarakat, kata Enita Advalaksmita.
Dirinya melanjutkan, Dengan terpilihnya kepengurusan DPD HAPI Kalsel yang baru di bawah pimpinan Badrul bersama sekretaris dan jajaran pengurus lainnya, kami berharap HAPI dapat semakin maju, terutama dalam membantu masyarakat mencari keadilan.
Tidak hanya disitu,Ketua Umum DPP HAPI itu menekankan agar anggota HAPI menjadi “advokat pejuang”. Apa yang disampaikan arahan Pak Menteri dapat kita laksanakan, harus menjadi advokat pejuang, kata Enita.
Yang disampaikan Enita, menjadi relevan bagi kepengurusan HAPI di daerah. Penguatan organisasi, menurut semangat kepemimpinan DPP HAPI, bukan semata-mata persoalan administratif, melainkan harus berujung pada peningkatan kualitas profesi dan akses masyarakat terhadap keadilan.
Ia juga mendorong HAPI Kalsel segera membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota.
Kami sangat percaya kepada Badrul dan jajaran untuk mengembangkan kepengurusan HAPI ke wilayah-wilayah kabupaten yang ada di Kalimantan Selatan. Selama ini beliau juga telah memiliki perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan pembelaan dan pendampingan hukum, ujarnya.
Tugas advokat tidak berhenti pada menjalankan profesi secara profesional. Advokat juga memiliki tanggung jawab menjaga marwah organisasi dan memperkuat keberadaannya di tengah masyarakat, katanya lagi.
Dirinya menambahkan, Selain harus tetap berintegritas dalam melaksanakan profesi, tugas, kewajiban dan kewenangannya, para pengurus juga mempunyai tugas membesarkan organisasi yang kita cintai ini. Yang tidak kalah penting adalah menjaga marwah HAPI dan mengembangkan kepengurusannya hingga ke 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.
HAPI, terus mendorong pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan ujian advokat. Bahkan, terdapat program subsidi pendidikan dan ujian bagi calon advokat,sambungnya.
Kami memiliki visi dan misi untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan advokat. HAPI juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi advokat baru maupun yang telah memenuhi persyaratan untuk bergabung, pungkas Enita.
Keluhan Masyarakat Sudah Menumpuk, Kami Siap Perkuat Pendampingan
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPD HAPI Kalimantan Selatan Badrul Ain Sanusi Al-Afif, S.H., M.H.
Saat ini persoalan dan kebutuhan pendampingan hukum masyarakat di Kalimantan Selatan sudah sangat banyak khususnya persoalan agraria dan pertanahan. Kondisi ini menjadi perhatian HAPI dalam memperkuat layanan pendampingan hukum, kata Badrul Ain.
Saat ini persoalan dan kebutuhan pendampingan hukum masyarakat sudah sangat banyak. Apa pun yang menjadi keluhan masyarakat akan kami upayakan untuk dibantu semampu kami, tentunya dengan seluruh komponen dan sumber daya yang dimiliki HAPI, ungkapnya.
Yang paling penting bagi kami adalah senantiasa mendengar apa yang disampaikan masyarakat. Itu merupakan panggilan bagi kami. Semampu kami, dengan seluruh komponen yang ada, kami akan berupaya membantu menyelesaikan persoalan hukum yang dihadapi masyarakat, ujar dia.
Memang sumber daya kita masih terbatas, tetapi masing-masing dari kita mempunyai tanggung jawab untuk bergerak. Kita akan berusaha memberikan pelayanan terbaik sesuai kemampuan dan kewenangan profesi, pungkas Ketua DPD HAPI Kalimantan Selatan tersebut.
Pihaknya menargetkan dalam waktu satu tahun struktur organisasi di daerah dapat diperkuat sekaligus dilengkapi bidang-bidang yang diperlukan, kata Badrul.
HAPI ini adalah se-Kalimantan Selatan. Cabang-cabangnya sudah ada, namun, sebagian masih belum rampung dalam struktur kepengurusan. Saat ini ada yang baru terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara, sambungnya.
Insya Allah dalam waktu satu tahun ini kami targetkan seluruh cabang sudah berdiri dan memiliki kepengurusan yang lengkap, tambah dia.
Anggota HAPI Kalimantan Selatan Sekitar 250 Orang, Hampir Seluruhnya Diisi Kalangan Generasi Muda
Kita sekitar 250 orang dan hampir 99 persen anggota kami adalah anak muda. Ini menjadi kekuatan karena mereka sangat dinamis dan memiliki semangat untuk bergerak, kata mantan aktivis mahasiswa angkatan 98 yang menaruh kepedulian tinggi terhadap hak-hak rakyat Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan tersebut.
Mereka ini energinya luar biasa. Istilahnya gaspol. Karena itu kami ingin energi anak-anak muda ini diarahkan untuk memperkuat organisasi, memperluas pelayanan hukum dan membantu masyarakat, ujarnya.
Mereka ini energinya luar biasa. Istilahnya gaspol. Karena itu kami ingin energi anak-anak muda ini diarahkan untuk memperkuat organisasi, memperluas pelayanan hukum dan membantu masyarakat, tambahnya.
Dukungan Datang Dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan
Dukungan langkah HAPI Kalsel, Datang Dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin, melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Adi Santoso, S.Sos., M.Si.
Bapak Gubernur H. Muhidin mengucapkan selamat atas terbentuknya kepengurusan HAPI Kalimantan Selatan periode yang baru. Gubernur berharap sinergi dan kerja sama antara HAPI dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dapat segera diwujudkan, ujar Adi Santoso.
Salah satu bentuk sinergi yang didorong adalah penguatan bantuan hukum hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurut Adi, langkah tersebut penting agar masyarakat kurang mampu tidak kesulitan mendapatkan pendampingan ketika berhadapan dengan persoalan hukum, tuturnya.
Utamanya dalam rangka membantu pusat bantuan hukum di seluruh desa dan kelurahan di Kalimantan Selatan. Program pemerintah dalam memberikan bantuan hukum kepada masyarakat tidak mampu juga diharapkan dapat didukung HAPI Kalsel bersama seluruh rekan advokat, pungkasnya.
Dirinya menambahkan, Pemprov Kalsel melalui Biro Hukum memiliki anggaran untuk pendampingan hukum bagi masyarakat tidak mampu. Anggaran tersebut dinilai dapat dimaksimalkan melalui kolaborasi dengan organisasi advokat.
Pendampingan hukum masih dirasakan kurang. Pemerintah Provinsi melalui Biro Hukum memiliki anggaran untuk pendampingan hukum masyarakat tidak mampu dan ini bisa dimaksimalkan, termasuk bersama HAPI, jelas Adi.
Berikut Susunan Struktur Himpunan Advokat Pengacara Indonesia Kalimantan Selatan Tahun 2026–2031
Ketua : Badrul Ain Sanusi Al-Afif, S.H., M.H
Sekretaris : M. Hafidz Halim, S.H.
Bendahara : Aprina Rasidayanti, S.H.
Dewan Penasihat
- Dr. H. Bahrul Ilmi, S.H., M.H.
- H. Rosehan Noor Bahri, S.H.
- H. M. Rofiqi, S.H.
- H. M. Syaripuddin, S.E., M.AP.
Bidang Organisasi, Keanggotaan Dan Kaderisasi
Ketua : Wahid Hasyim, S.H.
Anggota : Mohammad Arief Shafe’i, S.H., Nanda Bunga Rahayu, S.H., dan Dimas Rifaldi, S.H.
Bidang Hubungan Masyarakat Dan Hubungan Antar lembaga
Ketua : Muhammad Saiful Ihsan, S.H.
Anggota : Akhmad Gafuri, S.H., M.Hum., Hardiansyah, serta Mila Karmila, S.H., M.H.
Bidang Pembinaan Dan Pengawasan Anggota
Ketua : Agus Rismalian Nor, S.H.
Anggota : Ansori, S.H., Aisyah, S.H., Andi Wiranto, S.H.
Bidang Kerohanian
Ketua : Muhammad Noor, S.H.
Bidang IT Dan Media Massa
Ketua : Mardian Jafar, S.AP., S.H., M.M.
Bidang Penerangan Dan Juru Bicara
Ketua : Gunawan, S.H.




