Belajar Dari Kasus Penganiayaan AY :Keadilan Milik Semua Elemen Warga Negara

Oleh: Harits Abu Ulya (Dir CIIA -The Community Of Ideological Islamic Analyst)

Jakarta, 18 Maret 2026

Ditengah hiruk pikuk konflik dikawasan Timur Tengah dan dampak globalnya, dinamika domestik ditanah air Indonesia terjadi aksi yang tidak sepatutnya dilakukan; penganiayaan terhadap aktifis AY oleh beberapa orang oknum dari TNI. Aksis vulgar di bawah sorotan CCTV di berbagai sudut jalan yang demikian mudah untuk dihendus. Kita rakyat sipil dan sebagai WNI tentu sangat sedih dan prihatin atas aksi kekerasan yang terjadi apapun motifnya, semoga kedepannya tidak terulang dan tidak ada kasus serupa menimpa setiap orang dari warga negara Indonesia tercinta yang datangnya dari alat-alat negara semisal TNI, Polri dan lainnya.

Kali ini kita juga patut memberi apresiasi kepada TNI karena bergerak cepat dalam menangani keterlibatan Anggota dalam penganiayaan AY. Semoga penegakkan hukum bisa transparan dan menjamin rasa keadilan semua pihak sesuai sistem hukum yang berlaku.

Dan dari peristiwa ini menjadi momen baik untuk intropeksi bagi institusi TNI maupun Polri. Demikian juga evaluasi diri bagi semua elemen yang punya tanggung jawab terkait kasus-kasus penegakkan hukum dan terwujudnya keadilan bagi semua rakyat.

Kita berharap Polri juga bisa gerak cepat seperti halnya seperti TNI (pada kasus AY) agar dengan jujur, cepat dan transparan mengungkap kasus HAM KM 50, Kanjuruhan Malang dan kasus-kasus lainnya yang masuk katagori ekstra judicial killing.

Memori publik masih melekat atas kasus-kasus yang tidak kunjung tuntas dan bisa memberikan rasa keadilan bagi rakyat.

Kita berharap rezim Prabowo punya komitmen menjamin rasa aman bagi semua elemen masyarakat ditengah kemajemukan ide, pemikiran, gagasan, konsep yang diorentasikan sebagai tawarasn konstruktif dan kepedulian atas nasib Indonesia dan semua warga negaranya tercinta.[]

Penghujung Ramadhan 1447H/2026

Satu Komentar

  • Iya padahal Polri secanggih itu, tapi kenapa pada kasus-kasus yang lain tiba-tiba CCTV dan sebagainya, seharusnya juga bisa transparan diungkap. Lantas ada apa? 🤔

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *