OpiniPeristiwa

Gempa Dahsyat Di Venezuela 25 Juni 2026, Daryono : Mirip Perulangan Sejarah Gempa Merusak 26 Maret 1812

Oleh : Dr. DARYONO ( Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI)

Jakarta, 26 Juni 2026

Gempa kembar (doublet earthquake) yang mengguncang Venezuela telah memberikan dampak katastropik (sangat merusak). Berikut adalah analisis mengenai karakteristik dan fakta teknis peristiwa tersebut:
Kronologi Gempa Pada hari Rabu 25 Juni 2026 pukul 05:05 WIB, wilayah Venezuela bagian utara dan tengah diguncang oleh doublet earthquake (gempa kembar) yang terjadi secara beruntun. Gempa pertama berkekuatan M7.2 terjadi pada pukul 18:04 waktu setempat, kemudian disusul oleh gempa utama berkekuatan M7.5 hanya 39 detik berselang.

Detail Tektonik Sumber Gempa Pusat gempa (episentrum) berada di wilayah San Felipe, negara bagian Yaracuy. Fenomena ini dipicu oleh aktivitas pada Sistem Sesar Boconó–Morón–El Pilar, sebuah zona sesar geser mendatar yang kompleks yang menandai batas antara Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan.
Dampak Kerusakan Guncangan dahsyat dengan skala intensitas mencapai IX MMI (guncangan ekstrem) ini menyebabkan kerusakan yang luas, terutama di negara bagian La Guaira dan ibu kota Caracas. Ribuan bangunan residensial dan komersial, termasuk gedung bertingkat di kawasan seperti Los Palos Grandes dan Altamira, mengalami keruntuhan atau kerusakan struktural berat. Infrastruktur vital seperti Bandar Udara Internasional Simón Bolívar mengalami kerusakan serius sehingga operasional penerbangan harus dihentikan.


Penyebab Kerusakan Parah Gempa memiliki kedalaman hiposenter sangat dangkal, di Kawasan dengan karakteristik geologi yang sangat rentan terhadap amplifikasi getaran karena faktor tanah lunak, dan bangunan-bangunan dengan struktur yang lemah serta bangunan tua ditambah pukulan beruntun gempa kembar (doublet earthquake) yang menghancurkan. Bahaya utama dari gempa doublet terletak pada akumulasi kerusakan struktural yang tidak terduga. Bangunan, jembatan, atau infrastruktur yang mungkin masih berdiri tegak namun sudah mengalami keretakan atau pelemahan signifikan akibat gempa pertama, sering kali tidak lagi mampu menahan beban guncangan kedua.
Situasi Kemanusiaan Hingga laporan awal pasca-kejadian, tercatat ratusan korban jiwa dan ribuan orang mengalami luka-luka. Puluhan ribu orang dilaporkan hilang dan tim penyelamat terus melakukan evakuasi di bawah reruntuhan. Pemerintah Venezuela telah menetapkan status darurat bencana dan menghentikan sementara layanan publik dan pasokan gas untuk mencegah ledakan sekunder.
Jangkauan Dampak Guncangan dari gempa ini dirasakan hingga ke luar wilayah Venezuela, termasuk bagian utara Kolombia, wilayah utara Brasil (seperti Manaus dan Belém), hingga ke Aruba, Bonaire, Curaçao, dan sebagian Republik Dominika.

Mirip Perulangan Sejarah Gempa merusak 26 Maret 1812 merupakan salah satu peristiwa paling traumatis dalam sejarah Venezuela karena terjadi tepat pada hari Kamis Putih. Guncangan dahsyat ini meluluhlantakkan Caracas dan La Guaira, menewaskan antara 15.000 hingga 20.000 orang dalam waktu singkat.***

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button