Opini

M. Rizal Fadillah : “Rismon Selesai Dan Menangisi Diri Dengan Tragis, Tetapi Don’t Worry Be Happy, Investigasi Masih Lanjut Progres”

Bandung, 12 Maret 2026

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Rismon Sinipar Sampaikan Permintaan Maaf Kepada Jokowi Dan Keluarganya https://persuasi-news.com/rismon-sinipar-sampaikan-permintaan-maaf-kepada-jokowi-dan-keluarganya/

M. Rizal Fadillah memberikan responya terkait pernyataan Rismon Hasiholan Sianipar tersebut.

Rapanya ada rudal Iran yang nyasar ke Indonesia sebagai negara yang bersekutu dengan Amerika dan Israel di Board of Peace (BoP). Hanya saja meleset dari target utama Istana Kepresidenan,  melenceng ke urusan ijazah palsu Jokowi dan mengenai seorang peneliti yang berkualikasi “ahli digital forensik” yang selama ini mengguncang jagat digital hingga mampu meyakini bahwa 11 ribu trilyun persen ijazah UGM Jokowi itu palsu,kata Rizal Fadillah ,melalui keterangan tertulisnya segaimana yang diterima oleh redaksi persuasi-news.com pada hari ini Kamis (12/3/2026).

Dirinya melanjutkan, Kini dalam status sebagai salah satu Tersangka yang bersangkutan yakni Rismon Sianipar telah mengguncang kembali jagat media informasi dengan dua pemberitaan, yaitu pertama berita Rismon telah mengajukan Restorative Justice (RJ) kepada penyidik Polda Metro Jaya, dan kedua video pernyataan pribadi yang menyatakan “tidak bisa tidur” atas temuan baru penelitiannya dari dokumen ijazah Jokowi.

Dari 8 (delapan) Tersangka sudah 2 (dua) Tersangka kasus laporan Jokowi dan pendukungnya soal penghinaan, fitnah, dan penghasutan telah menikmati hasil Restorative Justice berupa SP3. Keduanya yakni Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis kini bebas dan lepas dari status Tersangka. Mungkin ini pula yang diharapkan oleh Rismon Hasiholan Sianipar, ujar Rizal.

Video klarifikasi menyatakan Rismon mengoreksi apa yang ada pada 400 halaman tulisannya buku Jokowi’s White Paper (JWP) berdasarkan variabel  geometri translasi, rotasi, dan pencahayaan yang digunakan sehingga otentisitas menjadi teruji. Keberadaan watermark, emboss, lintasan stempel dan lainnya berbeda dengan kesimpulan penelitian sebelumnya. Rismon meminta maaf telah melukai hati keluarga Jokowi. Ia menyatakan bahwa penelitian obyetif senantiasa progresif dan on going,katanya.

Sesungguhya terlalu dini klarifikasi itu pada konklusi otentik ijazah Jokowi. Padahal menurutnya “progresif” dan “on going”, sedang berjalan dan berkembang. Jadi sesungguhnya belum tuntas. Ini disebabkan sidang gugatan keterbukaan informasi KIP Bonatua Silalahi ternyata menang, begitu juga dengan Bonjowi Dr Leoni, Lukas dan lainnya juga sukses dimenangkan. Sementara gugatan Citizen Law Suit di Solo masih berlangsung. Perjuangan gigih pembuktian perkuliahan dan keaslian ijazah Jokowi menemukan titik-titik terang, ungkap pria yang biasa disapa “kang Rizal”, tersebut.

Menurutnya, Fenomena Pasar Pramuka juga temuan progresif dan on going. Justru dapat menjadi penentu. Analisa penelitian meski obyektif tetap saja subyektif. Rismon bukan satu-satunya dan segalanya. Ilmu itu terbatas juga. Soal embos, watermarks belum menjawab usia kertas, usia tinta dan lainnya. Kepolisian juga belum berani umumkan hasil detail uji forensiknya. Publik pun masih yakin  bahwa ijazah Jokowi palsu.

Ada orang penting yang dapat memberi keterangan awal kepada Kepolisian soal pabrik pemalsuan Pasar Pramuka terkait ijazah Joko Widodo seperti Beathor Suryadi, Sri Rajasa, dan Rustam Effendi. Untuk obyek keterangan keterkaitan seperti Paiman, Andi Widjojanto, Eko Sulistyo, Prasetyo Eddy Marsudi, Anggit, David, Danny Iskandar, Indra, Juri Ardianto, Yulianto, dan Syarif. Menteri Pratikno juga wajib untuk diminta keterangan,tambahnya.

Kebakaran Desember 2024 boleh menghanguskan berkas, tetapi Pasar yang sekelas Visa Amerika saja bisa lolos dan tidak terdeteksi, masih mampu meninggalkan cerita tentang pembuktian bahwa ada dokumen orang penting yang pernah dibuat disini bukan di Universitas ternama.

Betul kata Rismon bahwa penelitian ilmiah itu progresif dan on going,kata Pemerhati Politik dan Kebangsaan tersebut.

Sayang Rismon selesai dan menangisi diri dengan tragis, tetapi don’t worry be happy, investigasi masih lanjut progres dan on going to Pasar Pramuka.
Nampaknya akan banyak cerita dari sana, tutup dia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button