Breaking News, Aktivitas Gunung Awu Di Sulawesi Utara Ditingkatkan Dari Waspada Menjadi Siaga
Jakarta, 19 Mei 2026
Aktivitas Gunung Awu, Di Sulawesi Utara Ditingkatkan Dari Waspada Menjadi Siaga, hal tersebut disampaikan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melalui press release yang diterima oleh redaksi persusi-news.com pada hari ini Selasa (19/5/2026).
Gunungapi Awu merupakan gunungapi aktif yang berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Aktivitas kegempaan Gunung Awu cenderung meningkat sejak April 2024, terutama pada Gempa Vulkanik Dangkal. Peningkatan swarm gempa vulkanik pernah terjadi pada tanggal 24 dan 25 Agustus 2024 dengan Gempa Vulkanik Dangkal terekam sebanyak 364 kali kejadian. Tingkat aktivitas Gunung Awu pada saat ini adalah Level II (Waspada) sejak 2 Februari 2025, kata Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melalui Plt. Kepala Badan Geologi Lana Saria.
Pemantauan kegempaan pada tanggal 1‒18 Mei 2026 terekam 519 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB), 24 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 4 kali Gempa Tektonik Lokal (TL), dan 454 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ). Pada tanggal 19 Mei 2026 pukul 00.00–12.00 WITA telah terekam 74 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB) dan 3 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), ungkapnya.

Dirinya melanjukan,Peningkatan kegempaan ini merupakan peningkatan gempa dangkal yang kedua setelah tanggal 4 Mei 2026, dengan rekaman Gempa Vulkanik Dangkal mencapai 74 kejadian. Hembusan asap kawah teramati berwarna putih tipis hingga sedang dengan ketinggian berkisar antara 10–200 meter di atas kubah lava. Peningkatan aktivitas kegempaan ini perlu diwaspadai, mengingat Gunung Awu telah mengalami beberapa kali peningkatan kegempaan sejak tahun 2024 dan karakter erupsi yang dapat berlangsung dengan cepat.
Potensi bahaya yang dapat terjadi berupa erupsi magmatik maupun erupsi freatik. Potensi pembongkaran kubah lava juga dapat terjadi jika tekanan di dalam sistem magmatik mengalami peningkatan signifikan, tambah dia.
Dengan terjadinya peningkatan Gempa Vulkanik Dangkal tersebut, tingkat aktivitas Gunungapi Awu dinaikkan dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak tanggal 19 Mei 2026 pukul 13.00 WITA. Masyarakat direkomendasikan agar tidak memasuki dan tidak beraktivitas dalam wilayah radius 4 km dari pusat kawah Gunung Awu. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, serta tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak benar dan tidak bertanggung jawab mengenai aktivitas Gunungapi Awu, pungkas Lana Saria.

Informasi aktivitas vulkanik Gunung Awu dapat diperoleh melalui Pos PGA Awu di Jl. Radar Kp. 116 Tahuna, Kelurahan Apengsembeka, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe atau Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung. Informasi mengenai aktivitas gunungapi, gempabumi, dan gerakan tanah di Indonesia terkini dapat diperoleh melalui website PVMBG (https://vsi.esdm.go.id/), website Badan Geologi (https://geologi.esdm.go.id/), aplikasi/Website Magma Indonesia (https://magma.esdm.go.id/), dan media sosial Badan Geologi (Facebook: Badan Geologi, X: badangeologi_, Instagram:badan.geologi). Tingkat aktivitas Gunungapi Awu akan dievaluasi kembali secara berkala atau jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, tutup pers release tersebut.
Sekedar Informasi,Secara geografis, Gunung Awu terletak pada posisi koordinat 3.6828460o LU dan 125.455980o BT. Puncak Gunung Awu berada pada ketinggian 1320 m di atas permukaan laut. Secara administratif, Gunung Awu berada di Pulau Sangihe yang termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.




