Breaking News Tiga Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup
Jakarta, 10 Mei 2026
Hari ini Ahad (10/5/2026) Tim Search and Rescue (SAR) gabungan akhirnya menemukan dua korban terakhir erupsi Gunung Api Dukono pada operasi pencarian hari ketiga. Kedua korban yang merupakan warga negara asing (WNA) tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi penemuan korban pertama pada Sabtu (9/5/2026) , sebagaimana dikutip dari laman bnpb.go.id pada hari ini Ahad (10/5/2026).

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah menemukan satu korban berinisial E (P) warga negara Indonesia (WNI) dalam kondisi meninggal dunia. Dengan ditemukannya dua korban lainnya, maka seluruh korban yang sebelumnya dinyatakan hilang telah berhasil ditemukan. Dua korban terakhir tersebut masing-masing berinisial H.W.Q.T. (L) WNA usia 30 tahun dan S.M.B.A.H. (L) WNA usia 27 tahun, ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D dalam releae tersebut.

Dirinya melajutkan, Sementara itu, korban selamat warga negara Indonesia terdiri dari B.B. (L) usia 24 tahun, Y. (L) usia 23 tahun, S. (L) usia 26 tahun, A. (L) usia 22 tahun, H. (L) usia 26 tahun, F.N. (P) usia 27 tahun, R.I. (P) usia 29 tahun serta S.J. (L) usia 48 tahun.

Dalam operasi pencarian tersebut, dua korban selamat yakni R.S. dan J.A. turut membantu tim SAR gabungan dengan memberikan informasi terkait jalur pendakian serta titik terakhir keberadaan para korban sebelum terjadi situasi darurat akibat erupsi.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR erupsi Gunung Dukono secara resmi dinyatakan ditutup, jelasnya.
Pendakian Dukono Ditutup
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Dinas Pariwisata sebelumnya telah menetapkan penutupan total aktivitas pendakian Gunung Dukono sejak 17 April 2026, yang kemudian dipertegas lagi melalui surat keputusan Bupati Halmahera Utara tentang penutupan permanen pendakian gunung api Dukono pada Jumat (8/5). Melalui keputusan tersebut, operator, pengelola maupun penyedia jasa pendakian dilarang memberikan izin pendakian kepada siapapun.
Pemerintah daerah juga melarang masyarakat maupun wisatawan memasuki kawasan rawan bencana (KRB) dalam radius empat kilometer dari puncak kawah sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Pemerintah daerah juga meminta pengelola maupun penyedia jasa pendakian agar aktif melakukan sosialisasi terkait penutupan jalur pendakian serta potensi bahaya erupsi kepada masyarakat dan wisatawan guna mencegah risiko korban jiwa.
Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas pendakian di kawasan Gunung Dukono akan terus diperketat. Setiap pelanggaran terhadap ketentuan penutupan jalur pendakian dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
BNPB mengimbau masyarakat, wisatawan, maupun pengelola jasa pendakian untuk selalu memeriksa daerah rawan bencana melalui aplikasi InaRisk Personal BNPB, mematuhi rekomendasi PVMBG serta tidak melakukan aktivitas di zona berbahaya demi keselamatan bersama.
Berdasarkan laporan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara, Ada 17 orang yang sudah terevakuasi, terdiri dari 7 orang warga negara asing dan 10 orang warga negara Indonesia.
Berikut Data Korban Sudah Terevakuasi , 17 Orang (7 WNA, 10 WNI):
1.Toh Yu Ming Eugene (Laki-laki, 30 Tahun, WNA Singapore)
- Ong Shilin Selene (Perempuan, 37 Tahun, WNA Singapore)
- Phoebe Low Pei Qi (Perempuan, 33 tahun, WNA Singapore)
- Iris (Perempuan, 31 Tahun, WNA Singapore)
- Venessa lee (Perempuan, 30 Tahun, WNA Singapore)
- Geraldine lee (Perempuan, 30 tahun, WNA Singapore)
- Shan De (Perempuan, 28 tahun, WNA Singapore)
- Hairudin Doro (Laki-laki, 26 tahun, WNI/Loloda Baja)
- Battiar Bahdar (Laki-laki, 24 tahun, WNI/Kel. Gambesi Ternate Selatan)
- Yusrin Latif (Laki-laki, 23 tahun, WNI/Kel. Gambesi Ternate Selatan)
- Ahmad Asmar (Laki-laki, 22 tahun, WNI/Kel. BTN Pohon Pala kota Ternate)
- Sahrul Asim (Laki-laki, 26 tahun, WNI/Bastiong)
- Riska Miska Isbar (Perempuan, 29 tahun, WNI)
- Fiki Nafila (Perempuan, 27 tahun, WNI)
- Sudin Juanga (Laki-laki, 45 tahun, WNI/ Desa Mamuya Kec. Galela)
- Jailan Ayub (Laki-laki, 45 tahun, WNI/ Bastiong)
- Reza Selang (Laki-laki, 35 tahun, WNI/ Koloncucu Kec Ternate Utara Kota Ternate).
Semetara itu ,3 orang meninggal dunia terdiri dari 1 orang warga negara Indonesia dan , 2 orang warga negara asing.
Data Korban Meninggal Dunia , 3 Orang (1 WNI,2 WNA) :
- Angel Krishela Pradita (Perempuan/WNI)
- Heng Wen Qiang Timothy (Laki â laki 30 Tahun/WNA Singapura)
- Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (Laki â Laki, 27 Tahun /WNA Singapura).
Ada 10 orang yang dirawat di Rumah Sakit Umum ( RSUD) Tobelo
DATA KORBAN YANG DIRAWAT DI RSUD TOBELO :
WNA (Warga Negara Asing) :
- Toh Yu Ming Eugene (L/30th)
- Ong Shilin Shelene (P/37th)
- Phoebe Lim (P/33th)
- Loh Hui En iris (P/31th)
- Tan Jia Yi Geraldine (P/30th)
- Li Yin Xqan Vanessa (P/30th)
- Lim Shan De (L/29th)
WNI (Warga Negara Indonesia)
- Viki Navila (P/27th)
- Riska Isbak (P/28th)
- Haeruddin (L/26th)




