Jakarta, 8 April 2026
Pada malam hari ini (7/4/2026), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menahan seorang anggota pasukan penjaga perdamaian UNIFIL setelah menghentikan konvoi logistik.
Setelah adanya kontak langsung dan segera antara Kepala Misi dan Komandan Pasukan UNIFIL dengan Bagian Hubungan Kami, anggota pasukan penjaga perdamaian tersebut dibebaskan dalam waktu kurang dari satu jam, kata press release UNFIL sebagaimana dikutip dari laman resmi https://unifil.unmissions.org pada hari ini Rabu (8/4/2026)
Mereka menegaskan, Setiap penahanan terhadap anggota pasukan penjaga perdamaian PBB merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional. Setiap campur tangan terhadap tugas pasukan perdamaian juga merupakan pelanggaran terhadap Resolusi 1701.
Kami berharap semua pihak menghormati sepenuhnya status perlindungan anggota pasukan penjaga perdamaian PBB, dan agar semua pihak menahan diri dari segala bentuk campur tangan terhadap kebebasan bergerak mereka, tutup press release tersebut.
Pasukan Sementara PBB Di Lebanon (UNFIL)
Sekedar Informasi, Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) adalah misi penjaga perdamaian di Lebanon selatan. Misi ini dibentuk oleh Dewan Keamanan pada tahun 1978 melalui Resolusi 425 dan 426. Pada tahun 2006, Dewan Keamanan PBB memperkuat mandat UNIFIL untuk memantau penghentian permusuhan, di antaraha tugas-tugas lainnya.
Awalnya, UNIFIL dibentuk oleh Dewan Keamanan pada Maret 1978 untuk memastikan penarikan pasukan Israel dari Lebanon, memulihkan perdamaian dan keamanan internasional, serta membantu Pemerintah Lebanon dalam memulihkan kewenangan efektifnya di wilayah tersebut. Mandat tersebut harus disesuaikan dua kali, akibat perkembangan pada tahun 1982 dan 2000.
Setelah krisis Juli/Agustus 2006, Dewan memperkuat UNIFIL dan memutuskan bahwa, selain mandat asli, UNIFIL akan, di antara hal-hal lain, memantau penghentian pertempuran; mendampingi dan mendukung Angkatan Bersenjata Lebanon saat mereka ditempatkan di seluruh wilayah selatan Lebanon; serta memperluas bantuannya untuk memastikan akses kemanusiaan bagi penduduk sipil dan kembalinya orang-orang yang mengungsi secara sukarela dan aman.

UNIFIL memiliki sekitar 8.500 pasukan penjaga perdamaian yang berasal dari hampir 50 Negara.
Misi ini menjalankan tingkat aktivitas operasional dan lainnya yang intensif, mencapai sekitar 14.500 aktivitas per bulan, siang dan malam, di wilayah operasinya.
Tujuh belas persen dari aktivitas tersebut dilakukan bersama dengan Angkatan Bersenjata Lebanon. UNIFIL didukung oleh Satuan Tugas Maritim yang terdiri dari lima kapal.






