Jokowi Layak Menyandang Gelar Bapak Kebohongan Nasional
Oleh : Yusuf Blegur
Bekasi,4 Juni 2026
Identifikasi Jokowi sebagai sosok pemimpin sarat KKN yang terlanjur kental dalam benak publik. Semakin lengkap dengan status Jokowi menyandang Gelar Bapak Kebohongan Nasional
“Saya akan kembali ke kota saya, ke Solo, Jadi orang biasa dan Saya akan aktif di bidang lingkungan hidup”.
Salah satu narasi dari sekian banyak yang terlontar dari mulut Jokowi yang identik dengan kebohongan dan terus berulang hingga membuat banyak kalangan muak dan mengebiri nalar publik.
Itu adalah ucapan Jokowi usai menjabat presiden. Seperti biasa, pernyataan yang kerap tak terbukti hingga sekarang. Pasalnya, Jokowi terus menunjukkan eksistensinya dalam bidang politik. Sama seperti saat masih menjabat presiden, banyak melakukan intervensi yang seharusnya justru bukan kewenangannya atau otoritasnya yang dilakukan melampaui batas-batas norma, etika, dan hukum.
Pidato Jokowi yang menegaskan dirinya akan kunjungi seluruh Indonesia untuk Partai Solideritas Indonesia (PSI). Semakin membuktikan dirinya memang punya nafsu besar dan penuh ambisi, terutama terkait urusan politik dan kekuasaan.
Demi meraih jabatan dan kekuasaan kembali entah untuk dirinya ataupun anaknya melalui partai politik. Jokowi lagi-lagi tak malu mengingkari omongannya sendiri. Nafsu besar dan penuh ambisi. Sehingga Jokowi seperti sosok hipokrit dan penganut machiavellis.
Pemimpin dengan kebiasaan buruk dan jahat penuh kemunafikan, dan pengkhianatan.
Selain itu yang tidak kalah dan menjadi catatan penting. Jokowi semakin membuktikan dirinya sebagai pembohong sejati. Jokowi layak menjadi Bapak Pembohong Indonesia. Sudah tak terhitung kebohongan yang dilakukan Jokowi sejak masa kampanye, saat menjabat, dan hingga usai lengser dari jabatan presiden.
Dalam satu dekade bahkan mungkin lebih, Jokowi dipenuhi kebohongan baik dalam ucapan dan tindakan. Boleh jadi bahkan dalam pikirannya juga sudah dipenuhi kebohongan. Publik kerap menampilkan pelbagai meme atau flyer yang berisi list atau daftar kebohongan Jokowi dalam banyak platform media sosial seperti WA, Tik Tok, Facebook, IG, X, dll. Negara sepertinya layak membangun prasasti atau patung Jokowi sebagai Bapak Pembangunan Nasional.




